Sinergi Kemenkop, KKP, dan PT Pertamina Patra Niaga Hadirkan SPBU Nelayan Berbasis Koperasi

(Jumat, 19 Desember 2025) Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menghadiri dan secara resmi melakukan peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan SPBU Nelayan yang dikelola oleh Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) Tukak, pada Jumat, 19 Desember 2025, bertempat di kawasan Wisata Mangrove Desa Tukak, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat akses nelayan terhadap bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi melalui pengelolaan berbasis koperasi.

Menkop menegaskan bahwa BBM, khususnya solar bersubsidi, merupakan komponen biaya terbesar bagi nelayan, yang mencapai sekitar 60 hingga 70 persen dari total biaya operasional melaut. Selain itu, BBM bersifat tidak tergantikan, sehingga ketersediaannya menjadi faktor penentu keberlangsungan aktivitas melaut dan pendapatan rumah tangga nelayan. Apabila akses terhadap BBM terganggu, maka aktivitas ekonomi nelayan turut terhenti dan berpotensi meningkatkan kerentanan ekonomi di wilayah pesisir. 

Pembangunan SPBU Nelayan yang dikelola oleh koperasi dinilai sangat relevan dan strategis untuk menjawab kebutuhan tersebut. Menteri Koperasi mengapresiasi kolaborasi antara KDKMP Tukak, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta PT Pertamina Patra Niaga yang telah bersama-sama mewujudkan inisiatif ini. Menurutnya, peran koperasi desa sebagai pelaku usaha menjadi kunci agar distribusi BBM bersubsidi dapat berlangsung lebih tertib, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Pembangunan SPBU Nelayan ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga memperkuat sistem kelembagaan dan tata kelola distribusi energi yang dapat diawasi. Model usaha yang dikembangkan di Desa Tukak menunjukkan kemampuan desa dalam mengenali potensi dan kebutuhan warganya, kemudian meresponsnya melalui usaha koperasi yang didukung kemitraan strategis dengan pihak eksternal.

Kemitraan dengan PT Pertamina Patra Niaga menjadi contoh bahwa koperasi desa dapat berperan sebagai mitra usaha yang kredibel, sepanjang didukung oleh kesiapan kelembagaan, tata kelola yang baik, dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. Ke depan, Kementerian Koperasi mendorong agar SPBU Nelayan KDKMP Tukak dikelola secara profesional, transparan, dan terintegrasi dengan ekosistem usaha koperasi lainnya guna memberikan manfaat berkelanjutan bagi nelayan dan anggota koperasi.

Sinergi Kementerian Koperasi, Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan PT Pertamina Patra Niaga diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan produktivitas, kesejahteraan pelaku usaha kelautan dan perikanan, serta penguatan ekonomi desa dan pesisir.